Sumber Agung, 10 Agustus 2026 — Pemerintah Desa Sumber Agung bersama seluruh unsur terkait melaksanakan rapat pemantapan Kemah Besar Pramuka (KBP) Ke-65 Tahun 2026 pada Senin (10/8/2026). Rapat tersebut digelar sebagai bagian dari persiapan akhir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Rapat pemantapan diikuti oleh seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan, mulai dari Pemerintah Desa Sumber Agung, panitia pelaksana, unsur Gerakan Pramuka, serta pihak-pihak terkait lainnya. Pertemuan ini menjadi momentum untuk kembali mengevaluasi berbagai persiapan yang telah dilakukan sekaligus memantapkan pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Dalam rapat tersebut, berbagai aspek teknis dan nonteknis dibahas secara menyeluruh. Mulai dari kesiapan lokasi Bumi Perkemahan Desa Sumber Agung, sarana dan prasarana pendukung, pengaturan peserta, keamanan dan ketertiban, pelayanan kesehatan, fasilitas MCK dan air bersih, area UMKM, parkir, hingga kesiapan masing-masing seksi dan petugas di lapangan.
Selain melakukan evaluasi terhadap persiapan yang telah berjalan, rapat juga menjadi wadah untuk menyamakan persepsi dan memperjelas pembagian tugas seluruh unsur yang terlibat. Setiap bagian diharapkan dapat memahami tanggung jawab masing-masing sehingga tidak terjadi kendala maupun tumpang tindih dalam pelaksanaan kegiatan.
Pemantapan juga dilakukan terhadap berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama kegiatan berlangsung. Koordinasi antarunsur terus diperkuat agar setiap persoalan yang muncul nantinya dapat segera ditangani secara bersama-sama.
Dengan semakin dekatnya pelaksanaan Kemah Besar Pramuka Ke-65, seluruh pihak yang terlibat berkomitmen untuk memberikan dukungan terbaik demi suksesnya kegiatan. Rapat ditutup dengan penegasan agar seluruh unsur tetap menjaga komunikasi, kekompakan, dan koordinasi hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Kemah Besar Pramuka Ke-65 Tahun 2026 diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan kepramukaan yang berjalan sukses, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan, membangun semangat gotong royong, serta memperkuat sinergi antara pemerintah desa, Gerakan Pramuka, sekolah, masyarakat, dan seluruh pihak yang terlibat.
































