Pangkalan Tiga – Dalam upaya meningkatkan kapasitas, kesiapsiagaan, serta profesionalisme anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas), Pemerintah Kecamatan Pangkalan Lada menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Linmas yang diikuti oleh perwakilan anggota Linmas dari seluruh desa se-Kecamatan Pangkalan Lada, termasuk Desa Sumber Agung. Kegiatan berlangsung selama dua hari di kawasan Wisata Tani Subur, Desa Pangkalan Tiga.
Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan pembukaan resmi yang dilanjutkan dengan penyampaian berbagai materi penting oleh narasumber dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Barat. Materi yang diberikan meliputi penanganan kebencanaan, teknik Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) atau pertolongan pertama pada korban henti jantung dan pernapasan, hingga pelatihan dasar pemadaman api menggunakan metode yang benar dan aman. Materi tersebut bertujuan membekali anggota Linmas agar mampu memberikan respons cepat dan tepat saat menghadapi kondisi darurat di lingkungan masyarakat.
Memasuki hari kedua, seluruh peserta mengikuti praktik lapangan yang berfokus pada pembinaan fisik dan mental. Berbagai latihan diberikan, mulai dari Peraturan Baris Berbaris (PBB), pembentukan sikap disiplin, peningkatan kekompakan, kerja sama tim, hingga latihan lapangan yang dirancang untuk memperkuat kesiapan anggota Linmas dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat.
Pelatihan ini menjadi sarana penting untuk meningkatkan kemampuan teknis sekaligus mempererat sinergi antaranggota Linmas dari seluruh desa di Kecamatan Pangkalan Lada. Diharapkan, setelah mengikuti kegiatan ini, seluruh peserta mampu mengaplikasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dalam mendukung terciptanya keamanan, ketertiban, serta kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai situasi darurat di wilayah masing-masing.
Keikutsertaan Linmas Desa Sumber Agung dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah desa untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang perlindungan masyarakat, sehingga mampu memberikan pelayanan yang cepat, sigap, dan profesional demi terciptanya lingkungan desa yang aman, tertib, dan tangguh menghadapi berbagai potensi bencana maupun keadaan darurat.